Tertatih
adalah ketika hatiku menarik seretan jiwamu yang kian menjauh
Merangkak
hingga tak sadarkan diri aku berada pada posisi seperti ini
Burukku
saja yang selalu ku sadari, tak pernah burukmu
Melodi
yang kian melagu terus saja melantun seperti tenunan jiwa ini
Jiwa
berbicara mencoba menerka kemana jiwamu pergi, seperti buntu mengadu
Jalan
seakan bercabang pada sekian ribu tujuan
Tak
pernah tahu kemana akhir dari pemikiran ini
Satu
persatu jalanan ku tempa, namun tiada selesai hingga waktu bicara
Aku
ada melaju jiwamu hingga jauh entah kemana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Just write what U want....xixixi....