April 22, 2011

Tak Memiliki = Tak Kehilangan

Sore itu aku tersadar, sebenarnya bukan untuk pertama kalinya, hanya saja yang membuat perbedaan “mumpung ingat” aku harus menulisnya…(aji mumpung,wkwk)…


Banyak hal yang membuat aku sedih, bukan hanya aku…well..banyak orang disebabkan oleh yang namanya “kehilangan” (iya pho??)..dan memang iya. Sangat sakit, kehilangan timbul karena kita merasa memiliki. Entah apa yang harus diperbuat seseorang ketika mereka menyesali apa yang telah hilang darinya, memang karena mereka pernah merasa memiliki. Dan semua orang tau tentang hal itu.


Entah sejak kapan, timbul hasrat bahwa aku harus beranggapan aku tak memilki sesuatu apapun, karna sangat takut terjangkit penyakit “kehilangan”..hhha…(skeptic), tak hanya sakit yang tak mudah diobati namun hari-harimu hanya kau fikirkan berandai-andai hal itu tak hilang darimu. Padahal belum tentu hal yang hilang itu membuatmu bahagia, atau mungkin jika hal itu hilang kebahagiaan akan lebih berdatangan kepadamu. (lohhh kok bias?..)


Ya, karna sebagian besar dari kita memang menganggap hidupnya akan lebih indah dan terasa sempurna apabila hal itu tidak hilang, alias komplit. Sekomplit apa sih? Seberapa sempurnanya hal itu berimbas pada kehidupan kita? Kalau dibilang komplit, maka tepat sekali. Ya tepat sekali ! karena bagaimanapun juga hal baik dan hal buruk, satu sama lain saling berhubungan dan saling melengkapi sehingga “Komlit”..wkwk


Permasalahnanya, seimbang tidak dua hal tersebut dalam kehidupan kita?


Nah jika tak seimbang, kemungkinan yang akan terjadi hanya 2 (semuanya c gitu…heh….wkwkw)..yaitu berat timbangan kebaikannya atau berat timbangan keburukannya..(..wuzzz….kaya nimbang amal j..)..:-D


Nah setelah kita mengetahui hal tersebut, salah satu cara untuk meminimalkan rasa sakit akbibat kehilangan (sebenarnya gak Cuma untuk kehilangan tp unutk hal lain juga), yaitu kita harus benar-benar yakin bahwa sesuatu hal yang hilang pada akhirnya menyeimbangkan hal baik dan U know God has his own way to show U about his aim.


Apalagi kehilangan BF/GF (bukan kehilangan “die” lho)..ahihi..


Setuju gak???...




Loh kalo kita yakin banget yang hilang tu hal yang baik, gmn?


Hmmmmmm….sesuatu yang hilang, jika itu memang hal yang baik, langkah utama yang mungkin dapat ditempuh yaitu mengupayakan agar hal tersebut kembali dan tak hilang, kita upayakan dengan sekuat tenaga. The next step…”don’t regret it” well..kalo kita dah berusaha semaksimah mungkin dan kita tidak kunjung mendapatkannya kembali, so gak sah hidup dalam penyesalan, tutuplah usaha keras kita dengan selalu berfikir positif…terus…terus…dan terus…(Nabrak dong….?gak kok….wkwkw)…


Di bagian penutup…carilah hal positif yang dapat kita lakukan untuk menyeimbangkan hal baik yang telah hilang…semoga kita bias menyeimbangi hidup kita…syukur syukur berat yang baiknya y…Aminnnn


~~This is Life~~

2 komentar:

  1. gimana sekarang?
    apakah masih tak memiliki=tak kehilangan, atau tak memiliki = kehilangan?
    hidup emang mudah, tapi jangan dianggap mudah.
    kita cuma menyadari waktu yang diberikan saat ini, tapi tidak melihat kedepan.
    gimana rasanya saat hal itu terjadi?
    apakah harus dengan menghilangkan rasa pertemanan kalian?

    BalasHapus
  2. Thanks comment'a... :-)
    aku rasa...kita merasa kehilangan karena kita pernah merasa memiliki...
    tak memiliki =/ kehilangan....

    keep viewing... ;-)

    BalasHapus

Just write what U want....xixixi....