Agustus 28, 2012

Not That Simple, Baby :)


Tentu saja anda percaya bahwa setiap orang memiliki cerita masing-masing. Yha tentu saja. Gak usah pake embel-embel formal, mari langsung saja. Pagi ini pas aku lagi nyapu, tiba-tiba teringat DP temenku pagi ini, sebuah jpg tulisan yang berbunyi “Jika memang cinta maka keduanya akan mengusahakan, tapi jika hanya satu yang mengusahakan berarti itu bukan cinta, simple.” Kurang lebih kutipannya kaya gitu, sebuah kutipan dari Mario Teguh. Simple juga kalimatnya, tapi maknanya terngiang-ngiang di kepalaku cukup lama. Dan membuat diriku sesaat flashback pada kejadian-kejadian beberapa bulan yang lalu. Bahkan kelipatan dari tahun-tahun yang lalu. Teringat makna cinta di atas, sesaat aku jadi mikir, ternyata begitu banyak orang yang memperjuangkan cinta tapi hanya sebelah pihak, demi ingin mendapat cinta balasan dari orang yang dicintainya. Hingga orang itu jatuh, bahkan hingga menurunkan harga dirinya yang sebenarnya tak semurah ketika dia tawar-menawar dengan sang pujaan hati, walau kenyataannya akhirnya pun tidak ada kesepakatan harga yang harus di bayar dalam tawar-menawar yang begitu berat, lama dan penuh perjuangan itu. Sebenarnya bukan tawar menawar dalam arti sebenarnya, toh sering-seringnya hanya satu pihak, dan pihak satunya hanya menyetujui atau tinggal mengabaikannya saja. Simple kan? Namun, sangat complicated juga untuk si penjual jasa tawar-menawar itu sendiri. Salah siapa? Mereka sama sekali tak mengenal salah atau benar, hanya keinginan atau keengganan. Itu saja. Simple kan? Yha simple. Bagi si pengamat!!!


                Pagi inipun menyadarkan aku bahwa kita tak sebaiknya berfikir sesimpel itu jika kita berperan sebagai pengamat atau subjek yang diajukan tawaran. Loh kenapa? Karena kita sama sekali tak tau, kapan status pengamat atau yang diberi tawaran tetap pada kita. Mungkin saja kelak kita akan menyadari betapa mereka sangat menawarkan semua itu dengan tulus, kerja keras, walau dengan pamrih, yha tentu saja berharap kita menerima dan mereka akan tetap sakit jika kita mengabaikannya. Ahh sudahlah, lama-lama sudah terdengar omong kosong. Yha memang.
                So, finaly… I just wanna say, that I miss those things. Even it has been through years, months, or days. I realize how people treat me so well. But, sometimes I just made lota mistake without any daubt. I remember the mess I left behind, I cant hate it, coz I know Im going to miss it. I get learn, there isn’t “gone forever” and we shouldn’t say “no more try”. We life once, make it worth. :)